September 22, 2021

Kay Seri Google Blog

Pencari Informasi Terkini

Manfaat Kesehatan Buah Plum: Mengurangi Risiko Diabetes dan Meningkatkan Kesehatan Jantung

Berikut ini delapan manfaat kesehatan dari buah plum, dapat membantu mengurangi risiko diabetes dan meningkatkan kesehatan jantung. Plum merupakan buah yang sangat bergizi dan termasuk dalam keluarga Rosacea; keluarga yang sama seperti persik, aprikot, dan nektarin. Plum juga dikenal sebagai aloobukhara, karena berbagai manfaat kesehatannya.

Buah plum berbentuk bulat atau lonjong dan berdaging di bagian dalam dengan satu biji yang keras. Dikutip dari , buah plum dibagi menjadi tiga kelompok, yakni Eropa Asia (Prunus domestica), Jepang (Prunus salicina), dan Damson (Prunus insititia). Buah plum kaya akan antioksidan dan vitamin serta mineral lainnya, yang berkontribusi pada banyak manfaat kesehatan.

Plum memiliki indeks glikemik rendah dan mengonsumsinya tidak akan menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara tiba tiba. Sebuah studi tahun 2005 menunjukkan, efek anti hiperglikemik buah plum dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan trigliserida. Studi lain menemukan bahwa mengonsumsi buah utuh tertentu, termasuk plum, dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

Serat, flavonoid, dan senyawa fenolik yang ada dalam buah plum dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian yang tercatat telah menunjukkan efek positif dari buah plum pada fungsi kognitif. Buah plum kaya akan polifenol yang dapat membantu mencegah gangguan neurodegeneratif terkait usia seperti penyakit Alzheimer.

Plum mengandung banyak serat yang dapat membantu mengatur sistem pencernaan. Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam Molecular Nutrition and Food Research menunjukkan bahwa buah plum mengandung polifenol dan karotenoid yang membantu menurunkan peradangan saluran cerna serta merangsang pencernaan. Vitamin C dan fitonutrien dalam buah plum memiliki sifat antioksidan yang kuat.

Antioksidan membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh stres oksidatif. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menemukan bahwa kandungan antioksidan dalam buah plum dapat membantu melindungi granulosit (sejenis sel darah putih) dari stres oksidatif. Kandungan vitamin C dalam buah plum dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan peradangan.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan hubungan antara vitamin C dan fungsi kekebalan. Adanya mineral esensial seperti kalsium, magnesium, vitamin K, dan tembaga dalam buah plum dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan tulang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa plum kering dapat membantu memperkuat tulang dan meningkatkan kepadatan mineral tulang.

Buah plum kaya akan vitamin C dan antioksidan lain yang berkontribusi pada kulit yang sehat, bercahaya, dan awet muda. Vitamin C dapat menunda kerutan pada kulit dan mengurangi kekeringan pada kulit, sehingga memperbaiki penampilan kulit Anda. Buah plum dapat menyebabkan masalah pencernaan, termasuk kembung, diare pada seseorang yang memiliki sindrom iritasi usus besar (IBS).

Selain itu, plum juga mengandung oksalat dalam jumlah yang cukup banyak, yang dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Jadi, sebaiknya konsumsi buah plum secukupnya dan jangan terlalu berlebihan. Dalam 100 g plum mengandung 87,23 g air, energi 46 kkal dan juga mengandung:

0,7 g protein 0,28 g lemak 11,42 g karbohidrat

1,4 g serat 9,92 gram gula pasir Mg kalsium

0,17 mg zat besi Mg magnesium 16 mg fosfor

157 mg kalium 0,1 mg seng 0,057 mg tembaga

9,5 mg vitamin C 0,028 mg tiamin 0,026 mg riboflavin

0,417 mg niacin 0,029 mg vitamin B6 Mcg folat

1,9 mg kolin 17 mcg vitamin A 0,26 mg vitamin E

6,4 mcg vitamin K Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.